Teknis AdSense · 7 menit baca

Cara Setting Ads.txt yang Benar di Blog (Blogger & WordPress)

Satu baris salah ketik di ads.txt cukup untuk membuat AdSense menandai situs Anda “tidak sah untuk dimonetisasi”. Ini cara memasangnya yang benar, plus cara memastikan file-nya benar-benar terbaca.

contohsitus.com/ads.txt
google.com, pub-0000000000000000, DIRECT, f08c47fec0942fa0
1 baris · 4 kolom dipisah koma · tanpa tanda kutip · tanpa titik di akhir
Bentuk minimal ads.txt untuk satu akun AdSense. Ganti pub-ID dengan milik Anda sendiri.

Apa itu ads.txt dan kenapa penting

Ads.txt adalah berkas teks biasa di root domain yang menyatakan siapa saja yang berhak menjual inventori iklan situs Anda. Tanpa berkas ini, pengiklan besar sulit memastikan slot iklan Anda asli, sehingga banyak permintaan iklan bernilai tinggi tidak masuk — RPM turun tanpa alasan yang kelihatan.

Di dashboard AdSense, masalah ini muncul sebagai peringatan “Earnings at risk — one or more of your ads.txt files doesn't contain your AdSense publisher ID”. Selama peringatan itu menyala, sebagian permintaan iklan diblokir.

Format baris yang benar

Empat kolom, dipisah koma, satu baris per penjual:

  1. Domain jaringan iklan — untuk AdSense selalu google.com
  2. Publisher IDpub- diikuti 16 angka, ambil dari AdSense → Akun
  3. Jenis hubunganDIRECT kalau akun itu milik Anda sendiri
  4. ID sertifikasi — untuk Google selalu f08c47fec0942fa0

Kalau situs Anda juga dimonetisasi lewat mediasi atau jaringan lain, tambahkan barisnya masing-masing — jangan menghapus baris yang sudah ada.

Blogger: lewat setelan, bukan file

  1. Buka Blogger → Setelan.
  2. Scroll ke bagian Monetisasi, aktifkan Aktifkan ads.txt khusus.
  3. Klik ads.txt khusus, tempel satu baris ads.txt Anda, lalu simpan.
  4. Kalau memakai domain kustom, pastikan setelan ini ada di blog dengan domain tersebut — bukan di subdomain blogspot lama.

Blogger tidak mengizinkan upload file, jadi seluruh isi ads.txt hanya boleh diketik di kotak ini. Menambah tag HTML atau komentar di dalamnya membuat berkas gagal dibaca.

WordPress: dua jalur

A. Upload manual ke root (paling bersih)

  1. Masuk ke File Manager hosting atau FTP.
  2. Buka folder root situs — biasanya public_html, tempat wp-config.php berada.
  3. Buat berkas baru bernama ads.txt, isi barisnya, simpan sebagai plain text.

B. Lewat plugin (kalau tak ada akses hosting)

Pasang plugin pengelola ads.txt, buka menu Settings → Ads.txt, tempel baris Anda, simpan. Plugin akan menyajikan berkas di URL yang sama seperti versi manual. Satu catatan: jangan pakai plugin sekaligus file manual — kalau keduanya ada, file fisik yang menang dan Anda akan bingung sendiri saat mengedit.

Verifikasi: tiga cek cepat

https://contohsitus.com/ads.txt
1

Buka URL di atas di jendela incognito. Yang muncul harus teks polos, bukan halaman 404 atau tema situs Anda.

2

Cocokkan pub-ID digit per digit dengan yang tertera di AdSense → Akun.

3

Tunggu crawler Google memindai ulang. Peringatan di dashboard biasanya hilang dalam 24 jam sampai beberapa hari — jangan bolak-balik mengedit selama menunggu.

Urutan verifikasi ads.txt setelah pemasangan.

Lima kesalahan yang paling sering terjadi

Akun sudah pernah gajian dan ingin digas lebih jauh?

Kami kelola konten, trafik, dan seluruh modal iklannya — bagi hasil 85:15 dari profit bersih, owner tanpa keluar modal.

Cek Skema Sesuai Akun Saya

← Kembali ke daftar artikel

Layanan ini tidak berafiliasi dengan Google. AdSense adalah merek dagang Google LLC. Nama menu dan tata letak dashboard dapat berubah sewaktu-waktu.