Cara Setting Ads.txt yang Benar di Blog (Blogger & WordPress)
Satu baris salah ketik di ads.txt cukup untuk membuat AdSense menandai situs Anda “tidak sah untuk dimonetisasi”. Ini cara memasangnya yang benar, plus cara memastikan file-nya benar-benar terbaca.
Apa itu ads.txt dan kenapa penting
Ads.txt adalah berkas teks biasa di root domain yang menyatakan siapa saja yang berhak menjual inventori iklan situs Anda. Tanpa berkas ini, pengiklan besar sulit memastikan slot iklan Anda asli, sehingga banyak permintaan iklan bernilai tinggi tidak masuk — RPM turun tanpa alasan yang kelihatan.
Di dashboard AdSense, masalah ini muncul sebagai peringatan “Earnings at risk — one or more of your ads.txt files doesn't contain your AdSense publisher ID”. Selama peringatan itu menyala, sebagian permintaan iklan diblokir.
Format baris yang benar
Empat kolom, dipisah koma, satu baris per penjual:
- Domain jaringan iklan — untuk AdSense selalu
google.com - Publisher ID —
pub-diikuti 16 angka, ambil dari AdSense → Akun - Jenis hubungan —
DIRECTkalau akun itu milik Anda sendiri - ID sertifikasi — untuk Google selalu
f08c47fec0942fa0
Kalau situs Anda juga dimonetisasi lewat mediasi atau jaringan lain, tambahkan barisnya masing-masing — jangan menghapus baris yang sudah ada.
Blogger: lewat setelan, bukan file
- Buka Blogger → Setelan.
- Scroll ke bagian Monetisasi, aktifkan Aktifkan ads.txt khusus.
- Klik ads.txt khusus, tempel satu baris ads.txt Anda, lalu simpan.
- Kalau memakai domain kustom, pastikan setelan ini ada di blog dengan domain tersebut — bukan di subdomain blogspot lama.
Blogger tidak mengizinkan upload file, jadi seluruh isi ads.txt hanya boleh diketik di kotak ini. Menambah tag HTML atau komentar di dalamnya membuat berkas gagal dibaca.
WordPress: dua jalur
A. Upload manual ke root (paling bersih)
- Masuk ke File Manager hosting atau FTP.
- Buka folder root situs — biasanya
public_html, tempatwp-config.phpberada. - Buat berkas baru bernama
ads.txt, isi barisnya, simpan sebagai plain text.
B. Lewat plugin (kalau tak ada akses hosting)
Pasang plugin pengelola ads.txt, buka menu Settings → Ads.txt, tempel baris Anda, simpan. Plugin akan menyajikan berkas di URL yang sama seperti versi manual. Satu catatan: jangan pakai plugin sekaligus file manual — kalau keduanya ada, file fisik yang menang dan Anda akan bingung sendiri saat mengedit.
Verifikasi: tiga cek cepat
Lima kesalahan yang paling sering terjadi
- Ads.txt dipasang di subdomain atau subfolder, padahal harus di root domain yang dipakai pengunjung.
- Pub-ID milik akun orang lain (sisa template atau tutorial) — ini yang paling berbahaya.
- Berkas disimpan sebagai
ads.txt.txtatau berformat HTML. - Redirect www ↔ non-www membuat salah satu versi mengembalikan 404.
- Baris lama dari jaringan iklan sebelumnya dihapus semua, padahal masih aktif.
Akun sudah pernah gajian dan ingin digas lebih jauh?
Kami kelola konten, trafik, dan seluruh modal iklannya — bagi hasil 85:15 dari profit bersih, owner tanpa keluar modal.
Cek Skema Sesuai Akun SayaLayanan ini tidak berafiliasi dengan Google. AdSense adalah merek dagang Google LLC. Nama menu dan tata letak dashboard dapat berubah sewaktu-waktu.