Teknis AdSense Oleh Arfan Putera S · 9 menit baca

Kenapa Data Google Analytics dan AdSense Tidak Pernah Sama

Tayangan halaman di Google Analytics dan di AdSense hampir tidak pernah sama, padahal keduanya milik Google dan membaca situs yang sama. Selisih itu wajar dan tidak perlu diperbaiki. Yang perlu diperhatikan adalah saat jaraknya tiba-tiba berubah.

Empat poin soal perbedaan data Analytics dan AdSense: menghitung hal berbeda, selisih itu normal, yang dipantau jaraknya, hitung RPM dari AdSense
Baris ketiga yang berguna sehari-hari: bukan angkanya, tapi jaraknya.

Keduanya menghitung hal yang berbeda

Analytics mencatat kunjungan saat skrip Analytics di halaman berjalan. AdSense mencatat tayangan halaman saat kode iklan di halaman itu dimuat. Dua skrip berbeda, dimuat pada waktu berbeda, dan bisa dihentikan oleh hal yang berbeda. Hasilnya dua angka yang sama-sama benar untuk yang diukurnya masing-masing.

Sebab selisih yang paling umum

Angka mana untuk apa

Perbandingan selisih data Analytics dan AdSense yang wajar dengan selisih yang perlu diperiksa
Angkanya tidak perlu sama. Yang perlu stabil adalah jaraknya.

Yang dipantau: jaraknya

Karena selisihnya selalu ada, gunanya membandingkan kedua alat bukan untuk membuat angkanya sama, tapi untuk melihat apakah perbandingannya bergeser. Hitung sederhana: tayangan halaman AdSense dibagi tayangan halaman Analytics, untuk periode yang sama.

Kalau selama beberapa bulan hasilnya kurang lebih tetap, itulah angka normal situs Anda — berapa pun nilainya. Catat, lalu periksa lagi sesekali.

Pakai rentang 7 atau 28 hari, zona waktu yang sama, dan halaman yang sama-sama dipasangi iklan kalau memungkinkan. Membandingkan satu hari dengan satu hari hanya menghasilkan kebisingan.

Contoh hitungan selisih

Cara paling sederhana memakai perbandingan ini: hitung rasio tayangan halaman AdSense dibagi tayangan halaman Analytics, untuk periode yang sama.

Bulan pertama. Analytics 10.000 tayangan halaman, AdSense 8.400. Rasionya 0,84 — artinya sekitar 16% kunjungan tidak sampai memuat iklan. Wajar.

Bulan kedua. Analytics 11.000, AdSense 9.100. Rasionya 0,83. Hampir sama, jadi tidak ada yang perlu dikerjakan.

Bulan ketiga. Analytics 10.500, AdSense 5.900. Rasionya turun ke 0,56. Inilah yang perlu diperiksa — pembacanya tidak berkurang, tapi iklan berhenti dimuat di sebagian besar kunjungan.

Perhatikan bahwa angka mentahnya tidak memberi tahu apa-apa. Yang bercerita adalah rasionya, dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Karena itu catat angka ini sebulan sekali; lima menit tiap bulan cukup.

Kalau rasio Anda ternyata di atas 1 — AdSense mencatat lebih banyak daripada Analytics — jangan senang dulu. Itu justru pola yang paling perlu ditelusuri, karena berarti kode iklan Anda dimuat di tempat yang tidak tercatat Analytics.

Tiga alat, tiga sudut pandang

Kebingungan angka biasanya hilang begitu jelas alat mana mengukur bagian mana dari perjalanan pembaca:

Jadi urutannya: klik di Search Console seharusnya mendekati kunjungan dari pencarian di Analytics, dan tayangan halaman Analytics seharusnya lebih besar daripada tayangan halaman AdSense. Kalau urutan itu terbalik di data Anda, ada yang salah pada pemasangan salah satu alatnya, bukan pada situsnya.

Beberapa langkah kecil membuat selisihnya jauh lebih stabil dan enak dibaca: samakan zona waktu di ketiga akun, saring kunjungan Anda sendiri dari Analytics supaya membuka situs sendiri tidak ikut terhitung, dan selalu bandingkan tayangan halaman dengan tayangan halaman — bukan dengan sesi atau pengguna, yang menghitung hal berbeda.

Kapan selisihnya perlu diperiksa

Kalau tidak memakai Analytics

Analytics tidak wajib untuk AdSense, dan sebagian penerbit memang memilih tidak memakainya — satu skrip pelacak lebih sedikit berarti halaman sedikit lebih ringan. Kalau itu pilihan Anda, dua sumber ini sudah cukup untuk mengambil keputusan sehari-hari:

Yang hilang tanpa Analytics adalah perilaku pembaca di dalam situs: berapa lama dibaca, halaman apa yang dibuka berikutnya, dan berapa banyak yang datang dari media sosial. Berguna, tapi bukan syarat untuk memasang iklan — dan bukan sesuatu yang dinilai saat peninjauan, seperti dibahas di syarat diterima Google AdSense.

Soal menghubungkan keduanya

AdSense dan Analytics bisa dihubungkan sehingga data penghasilan tampil di laporan Analytics. Ini berguna untuk melihat halaman atau sumber pembaca mana yang menghasilkan lebih banyak. Tapi menghubungkan tidak membuat angka tayangannya menjadi sama — kedua skrip tetap mencatat dengan caranya sendiri.

Batas yang jujur

Cara Analytics dan AdSense mencatat, menyaring, dan menampilkan data diperbarui dari waktu ke waktu, dan besar selisih yang wajar berbeda untuk tiap situs. Tidak ada angka selisih yang “benar” untuk semua orang. Yang bisa diandalkan hanyalah pembanding dari situs Anda sendiri.

Bacaan lanjutan

← Kembali ke daftar artikel

Layanan ini tidak berafiliasi dengan Google. AdSense adalah merek dagang Google LLC. Nama menu, ketentuan program, dan tampilan akun dapat berubah sewaktu-waktu — selalu ikuti keterangan yang tampil di akun Anda dan pusat bantuan resmi AdSense.