Cara Blokir Iklan di AdSense, dan Kapan Sebaiknya Tidak Diblokir
Kontrol pemblokiran adalah menu yang paling sering dipakai dengan niat baik dan hasil terbalik. Memblokir iklan yang mengganggu terasa seperti merapikan situs. Yang sebenarnya terjadi: Anda mengeluarkan peserta dari lelang yang memperebutkan slot Anda — dan harga ikut turun.
Apa saja yang sebenarnya bisa diblokir
Menunya ada di bagian pengaturan iklan, dan isinya beberapa lapis yang cakupannya sangat berbeda:
- Kategori iklan umum. Kelompok besar seperti kendaraan, keuangan, atau perjalanan. Memblokir satu kategori di sini memotong permintaan dalam jumlah besar sekaligus.
- Kategori sensitif. Kelompok yang sebagian penerbit memang ingin hindari. Cakupannya lebih sempit daripada kategori umum.
- URL pengiklan tertentu. Paling presisi: Anda menyebut alamat situs pengiklannya, dan hanya itu yang dikecualikan.
- Jaringan iklan pihak ketiga. Sumber permintaan selain Google. Memblokir di sini biasanya paling merugikan karena memotong banyak pembeli sekaligus.
Kenapa memblokir menurunkan harga slot Anda
Setiap kali halaman Anda dibuka, ada lelang singkat untuk menentukan iklan mana yang tampil. Harga yang Anda terima ditentukan oleh persaingan di lelang itu — makin banyak pengiklan yang ikut, makin tinggi tawaran yang menang.
Daftar blokir bekerja dengan mengeluarkan peserta dari lelang tersebut. Efeknya langsung dan searah: peserta berkurang, persaingan mengendur, tawaran tertinggi turun.
Yang membuatnya mudah diremehkan, efeknya tidak terlihat sebagai kerugian. Tidak ada pemberitahuan, tidak ada slot kosong, tidak ada angka merah. Iklannya tetap muncul — cuma dibayar lebih murah. Anda hanya melihat RPM yang entah kenapa lebih rendah dari yang seharusnya, dan itu dibahas dari sisi lain di cara meningkatkan RPM AdSense.
Kenapa iklannya terlihat tidak nyambung
Ini alasan nomor satu orang membuka menu pemblokiran, dan seringkali berdasarkan kesalahpahaman.
Iklan yang tampil tidak dipilih dari isi halaman saja. Ada dua sinyal yang bekerja bersamaan: topik halaman dan riwayat penjelajahan pengunjungnya. Sinyal kedua sering lebih kuat.
Konsekuensinya penting: iklan yang Anda lihat di layar sendiri belum tentu iklan yang dilihat pembaca Anda. Iklan aneh yang muncul di situs Anda sering datang dari riwayat penjelajahan Anda sendiri, bukan dari situs Anda. Memblokirnya berarti Anda memotong permintaan untuk seluruh pembaca demi memperbaiki sesuatu yang cuma Anda alami.
Sebelum memblokir apa pun karena alasan ini, buka situs Anda di jendela penyamaran atau di perangkat lain yang bukan milik Anda. Kalau iklannya berbeda — dan biasanya berbeda — masalahnya bukan di situs Anda.
Kapan memblokir memang benar
Menu ini ada karena memang ada alasan sah memakainya. Tiga situasi berikut termasuk:
- Pesaing langsung. Kalau situs Anda menjual sesuatu dan iklan pesaing muncul di halaman penjualan Anda, memblokir URL mereka masuk akal — yang Anda lindungi jauh lebih bernilai daripada pendapatan iklannya.
- Kategori yang nyata bertentangan dengan situs. Situs untuk anak-anak, situs kesehatan, situs keagamaan. Di sini pemblokiran bukan soal selera, tapi soal kelayakan.
- Pengiklan yang jelas menipu. Kalau Anda melihat iklan yang polanya penipuan, blokir URL-nya. Reputasi situs Anda lebih mahal daripada satu tayangan.
Aturan yang berlaku di ketiganya sama: blokir sesempit mungkin. URL pengiklan spesifik, bukan seluruh kategori. Satu kategori sensitif, bukan kategori umum yang menaunginya.
Empat kesalahan yang paling sering
- Memblokir kategori besar karena satu iklan. Satu iklan mengganggu, yang diblokir seluruh kategori keuangan. Yang hilang ratusan pengiklan yang tidak ada hubungannya.
- Memblokir berdasarkan layar sendiri. Sudah dijelaskan di atas, tapi ini penyebab paling umum dari daftar blokir yang membengkak tanpa alasan.
- Memblokir lalu lupa. Daftar dari tiga tahun lalu masih berlaku hari ini, untuk masalah yang mungkin sudah tidak ada. Ini yang paling sering saya temui saat memeriksa akun yang RPM-nya rendah tanpa sebab jelas.
- Mengira pemblokiran bisa mendatangkan iklan yang lebih baik. Tidak bisa. Mengeluarkan pengiklan murah tidak memanggil pengiklan mahal — yang tersisa cuma lebih sedikit peserta.
Kalau yang Anda kejar sebenarnya nilai klik yang lebih tinggi, penentunya ada di tempat lain: kenapa CPC AdSense rendah.
Mengaudit daftar blokir yang sudah lama
Kalau akun Anda sudah berjalan lebih dari setahun, ini pekerjaan setengah jam yang sering langsung terasa.
- Buka daftarnya dan hitung. Banyak orang kaget menemukan puluhan kategori aktif yang tidak mereka ingat pernah dipasang.
- Buang yang tidak Anda ingat alasannya. Kalau Anda tidak bisa menyebutkan kenapa satu kategori diblokir, kemungkinan besar alasannya sudah tidak berlaku — atau tidak pernah kuat sejak awal.
- Ubah pemblokiran lebar jadi sempit. Kategori umum yang diblokir karena satu pengiklan bisa diganti dengan memblokir URL pengiklan itu saja.
- Ukur sebelum dan sesudah. Catat penghasilan per seribu tayangan dua pekan sebelum perubahan, bandingkan dua pekan sesudahnya. Ubah satu hal dalam satu waktu supaya sebabnya jelas.
Batas yang jujur
Tidak ada susunan daftar blokir yang optimal untuk semua situs. Situs yang menjual produk punya alasan memblokir yang tidak berlaku bagi situs berita, dan sebaliknya.
Yang bisa dikatakan dengan yakin cuma arah efeknya: tiap pemblokiran mengurangi permintaan, tidak pernah menambah. Jadi pertanyaannya bukan “apa lagi yang sebaiknya saya blokir”, melainkan “apa yang saya dapat sebagai gantinya, dan apakah itu sepadan”.
Untuk sebagian besar penerbit, jawaban yang benar adalah daftar blokir yang sangat pendek — atau kosong sama sekali.
Bacaan lanjutan
Layanan ini tidak berafiliasi dengan Google. AdSense adalah merek dagang Google LLC. Nama menu, lapisan kategori, dan cara kerja penargetan iklan dapat berubah sewaktu-waktu — selalu ikuti keterangan yang tampil di akun Anda dan pusat bantuan resmi AdSense.