Teknis AdSense Oleh Arfan Putera S · 11 menit baca

Cara Blokir Iklan di AdSense, dan Kapan Sebaiknya Tidak Diblokir

Kontrol pemblokiran adalah menu yang paling sering dipakai dengan niat baik dan hasil terbalik. Memblokir iklan yang mengganggu terasa seperti merapikan situs. Yang sebenarnya terjadi: Anda mengeluarkan peserta dari lelang yang memperebutkan slot Anda — dan harga ikut turun.

Empat poin kontrol pemblokiran iklan AdSense: memblokir mengurangi peserta lelang, peserta sedikit membuat harga turun, blokir sesempit mungkin, audit daftar lama
Baris keempat yang paling sering terlupakan: daftar blokir dipasang sekali, lalu tidak pernah ditengok lagi bertahun-tahun.

Apa saja yang sebenarnya bisa diblokir

Menunya ada di bagian pengaturan iklan, dan isinya beberapa lapis yang cakupannya sangat berbeda:

Satu hal yang perlu diluruskan sejak awal: kontrol ini hanya bisa mengecualikan, tidak bisa memilih. Anda tidak bisa menentukan iklan apa yang muncul — hanya iklan apa yang tidak boleh. Perbedaannya menentukan seluruh cara memakainya.

Kenapa memblokir menurunkan harga slot Anda

Setiap kali halaman Anda dibuka, ada lelang singkat untuk menentukan iklan mana yang tampil. Harga yang Anda terima ditentukan oleh persaingan di lelang itu — makin banyak pengiklan yang ikut, makin tinggi tawaran yang menang.

Daftar blokir bekerja dengan mengeluarkan peserta dari lelang tersebut. Efeknya langsung dan searah: peserta berkurang, persaingan mengendur, tawaran tertinggi turun.

Yang membuatnya mudah diremehkan, efeknya tidak terlihat sebagai kerugian. Tidak ada pemberitahuan, tidak ada slot kosong, tidak ada angka merah. Iklannya tetap muncul — cuma dibayar lebih murah. Anda hanya melihat RPM yang entah kenapa lebih rendah dari yang seharusnya, dan itu dibahas dari sisi lain di cara meningkatkan RPM AdSense.

Perbandingan pemblokiran iklan AdSense yang sempit dan beralasan dengan pemblokiran lebar yang mengurangi permintaan iklan
Aturannya sederhana: seblokir mungkin yang perlu, sesempit mungkin yang bisa.

Kenapa iklannya terlihat tidak nyambung

Ini alasan nomor satu orang membuka menu pemblokiran, dan seringkali berdasarkan kesalahpahaman.

Iklan yang tampil tidak dipilih dari isi halaman saja. Ada dua sinyal yang bekerja bersamaan: topik halaman dan riwayat penjelajahan pengunjungnya. Sinyal kedua sering lebih kuat.

Konsekuensinya penting: iklan yang Anda lihat di layar sendiri belum tentu iklan yang dilihat pembaca Anda. Iklan aneh yang muncul di situs Anda sering datang dari riwayat penjelajahan Anda sendiri, bukan dari situs Anda. Memblokirnya berarti Anda memotong permintaan untuk seluruh pembaca demi memperbaiki sesuatu yang cuma Anda alami.

Sebelum memblokir apa pun karena alasan ini, buka situs Anda di jendela penyamaran atau di perangkat lain yang bukan milik Anda. Kalau iklannya berbeda — dan biasanya berbeda — masalahnya bukan di situs Anda.

Kalau iklan Anda justru tidak muncul sama sekali, itu persoalan yang berbeda dan tidak diselesaikan lewat menu ini. Urutan diagnosisnya ada di iklan AdSense tidak muncul.

Kapan memblokir memang benar

Menu ini ada karena memang ada alasan sah memakainya. Tiga situasi berikut termasuk:

Aturan yang berlaku di ketiganya sama: blokir sesempit mungkin. URL pengiklan spesifik, bukan seluruh kategori. Satu kategori sensitif, bukan kategori umum yang menaunginya.

Empat kesalahan yang paling sering

Kalau yang Anda kejar sebenarnya nilai klik yang lebih tinggi, penentunya ada di tempat lain: kenapa CPC AdSense rendah.

Mengaudit daftar blokir yang sudah lama

Kalau akun Anda sudah berjalan lebih dari setahun, ini pekerjaan setengah jam yang sering langsung terasa.

Batas yang jujur

Tidak ada susunan daftar blokir yang optimal untuk semua situs. Situs yang menjual produk punya alasan memblokir yang tidak berlaku bagi situs berita, dan sebaliknya.

Yang bisa dikatakan dengan yakin cuma arah efeknya: tiap pemblokiran mengurangi permintaan, tidak pernah menambah. Jadi pertanyaannya bukan “apa lagi yang sebaiknya saya blokir”, melainkan “apa yang saya dapat sebagai gantinya, dan apakah itu sepadan”.

Untuk sebagian besar penerbit, jawaban yang benar adalah daftar blokir yang sangat pendek — atau kosong sama sekali.

Bacaan lanjutan

← Kembali ke daftar artikel

Layanan ini tidak berafiliasi dengan Google. AdSense adalah merek dagang Google LLC. Nama menu, lapisan kategori, dan cara kerja penargetan iklan dapat berubah sewaktu-waktu — selalu ikuti keterangan yang tampil di akun Anda dan pusat bantuan resmi AdSense.